Sabtu, 24 Mei 2014

coretan pena



Sendu
Sayup-sayup mata ini memandang mentari pagi
Secerah semangat ku kala  mengingatat kenangan itu
Harapan yang belum sepenuhnya tercapai
Kini ku mencoba merangkai kembali cinta dan cita yang sempat kau tolak
Menjadikan sebuah ikatan bukan lah hal mudah namun keyakinan besar yang slalu
Mendorongku untuk terus bertahan d tengah  genting keadaan batin ku
Pupus bahkan hanpir  tak berdaya seolah kau redup dari pandangan 
Pengorbanan yang tak pernah menyerah hingga ahirnya kau melihat peluh ini
Lelah rasa nya mengejar, berlari menggapai tahta yang harus didapat dengapenuh perjuangan
Hingga ahirnya aku berada pada titik jenuh dan keajaiban hadir di hadapan ku seketika itu juga
Kini harapan itu menjadi sebuah melodi berirama yang mampu memnghadirkan nyayian indah di setiap langkah kaki ini beririnag dengan pelangi yang seolah turut member warna

Gejolak batin yang kian membara mampu membuat ku bertahan dalam keadaan apapun
Bahka di saat aku harus terbang jauh dari pandangan mata
Hati ini tak mungkin berdusta
Tterserah apa yang sebenarnya terjadi  yang pasti aku merasa kaulah kamuku
Sejak hadirnya kenyamanan karna itu lah naruni wanita yang memeang eharusnya kau junjung tinggi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar