Rabu, 01 Oktober 2014

cerita kita: coretan pena

cerita kita: coretan pena: Sendu Sayup-sayup mata ini memandang mentari pagi Secerah semangat ku kala   mengingatat kenangan itu Harapan yang belum sepenuhn...

Rabu, 02 Juli 2014



        Hidup adalah memahami siapa yang menciptakan kita untuk apa untuk apa  kita hidup dan kemana kita akan kembali, masih banyak saudara kita yang belum sadar akan hal ini masih banyak yang menyia-nyiakan waktu hanya untuk mendambakan sang idola sibuk memperbaiki diri menyempunakan fisik padahal Allah telah menciptakan kita dalam bentuk yang paling sempuran dan Allah melarang kita untuk merubah bentuk ciptaanya itulah bukti rasa syukur kita terhadap sang khalik, masih banyak yang belum sadar bahwa kita hidup di ahir zaman di mana orang banyak terjerumus dalam kesesatan, kemaksiatan meraja lela, pembunuhan, pembantaian kaum muslimin kasus kriminal menjadi sajian utama berita televiasi bahkan sexs bebas, sodomi dan pelecehan seksual sudah hal yang lumrah dilakukan. Apa yang sebenarnya terjadi di negri ini pemimpin ibarat menelan daging rakyat sendiri denga korupsi berjamaah para oknum-oknum pejabat seakan saling berkuasa saling membongkar tipu muslihat mereka hingga kita sulit membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Ketidak pedulian Negara terhadap bangsa ini lah yang menggugah kaum muslimin berontak menuntut kebabasan yang sejak zaman dahulu bangsa ini terus di jajah jka dulu kita di jajah secara fisik maka kita lihat sekarang secara tidak sadar kita di jajah melalui pemikiran bukan idak banyak orang-orang cerdas luar biasa d negri kita ini namun begitu mudahnya kita di kuasai bangsa barat dengan bukti-bukti yang ada hasil pertanian,pertambangan, yng melimpah semua dkuasai oleh pihak asing kita tidak dapat menikmati manis nya berada di negri yanag subur. Bahkan yang akan dating perdagangan bebas akan diberlakukan apa yang akan terjadi dengan bangsa kita yang berlandarka pancasia dan UUD ini yag pada dasarnya undang-undang hanya prosedur belaka system kapitalisme dan demokrasi yang gagal tidak sedikitpun Nampak kesejahteraan rakyat kemiskinan di mana-mana penyakit menggrogoti bencana mengancam, sadar lah bahwa Allah tlah member peringatan beruntun sudah masanya khilafah menggantikan system  demokrasi liberal konyol ini dunia ini dan seluruh isinya termasuk Indonesia adalah milik Allah  maka sudah sepantasnya Allah lah yang mengatur segalanya dengan petujuk AL-QUR’AN HADIST beginlah jadi nya jika manusia membuat aturan untuk manusia dengan mudahnya melanggar aturan yang dibuat sendiri “aturan dibuat untuk dilanggar”

Selasa, 27 Mei 2014

Agen of change



Agen Of Change
Keinginan untuk merubah bukan lah hal yang sulit
Ketika kita melakukan dengan ikhlas dengan tujuan mendapat ridho ilahi bahkan kita mendapat jalan dan petunjuk seiring dengan usaha kita untuk merubah.
Satu cara untuk meninggalkan hal-hal yang buruk bahkan kadang hati kita menolak  keinginan dan nafsu  yang cepat merambat menpengaruhi pola pokir ke dalam hal-hal negative.
Karna hati adalah tuntutan yang paling benar karna hati tau yang mana yang baik dan yang buruk dan hati lah mahluk yang tak pernah berbohong. Fitrah nya seorang manusia yang sesungguhnya memiliki ruh yang suci karunia allah swt dan allah menginginkan ruh kita kembali ke hadapannya dalam keadaan suci pula jangan malah kita mengotori dengan bermaksiat melakukan hal-hal keji dan sebagainya. Jika kita telah melakukan kebodohan karna kehilafanm kita yang mampu diperdaya saitan maka bersegeralah untuk bertaubat memohon ampun kepada sang pencipta  yang senantiasa memberi maaf kepada hambanya yang taubat dan jangan lah menunda apa yang telah kita ketahui. Sehina apapun kita jika dengan besungguh-sungguh maka hidayah akan dating menghampiri member jalan dan petunjuk yag benar.

Ya allah
Masih pantaskah aku bersujud kepadamu
Sedang aku berlumur dosa
Penuh hina
Aku yang yang lalai akan perintahmu
Dengan sengaja melupakan kewajibanku
Bebohong berhianat tanpa takut laknat
tak sekali aku melakukan zina meskipun hanya berpandang mata
Bahkan mendekatinya saja dosa
Ya allah
Betapa malunya aku di cemooh karna hijab panjangku
Tapi aku tak malu ketika mengumbar aurat
Btapa bahagianya aku menggandeng pria
 tapi aku malu jalan dengan orang tua ku sendiri
berkata halus dengan orang lain
padahal kasar dengan ibuku sendiri
dan terlalu banyak hal-hal yang aku ingkari
ya allah
ya tuhan ku yang maha penganpun ampunilah aku
ya allah yang maha pengasih kasihilah aku
ya allah yang maha penyanyang sayangi dan lindungilah kedua orang tua ku
hanya kepadamulah aku memohon dan berserah diri
dengan segala dosa
jauhkan lah aku dari jilatan api neraka
yang tak mungkin mampu aku menahan pedihnya
engkaulah penciptaku untuk beribadah hanya kepadamu dan kebali di pangkuanmu


Sabtu, 24 Mei 2014

coretan pena



Sendu
Sayup-sayup mata ini memandang mentari pagi
Secerah semangat ku kala  mengingatat kenangan itu
Harapan yang belum sepenuhnya tercapai
Kini ku mencoba merangkai kembali cinta dan cita yang sempat kau tolak
Menjadikan sebuah ikatan bukan lah hal mudah namun keyakinan besar yang slalu
Mendorongku untuk terus bertahan d tengah  genting keadaan batin ku
Pupus bahkan hanpir  tak berdaya seolah kau redup dari pandangan 
Pengorbanan yang tak pernah menyerah hingga ahirnya kau melihat peluh ini
Lelah rasa nya mengejar, berlari menggapai tahta yang harus didapat dengapenuh perjuangan
Hingga ahirnya aku berada pada titik jenuh dan keajaiban hadir di hadapan ku seketika itu juga
Kini harapan itu menjadi sebuah melodi berirama yang mampu memnghadirkan nyayian indah di setiap langkah kaki ini beririnag dengan pelangi yang seolah turut member warna

Gejolak batin yang kian membara mampu membuat ku bertahan dalam keadaan apapun
Bahka di saat aku harus terbang jauh dari pandangan mata
Hati ini tak mungkin berdusta
Tterserah apa yang sebenarnya terjadi  yang pasti aku merasa kaulah kamuku
Sejak hadirnya kenyamanan karna itu lah naruni wanita yang memeang eharusnya kau junjung tinggi