Rabu, 02 Juli 2014



        Hidup adalah memahami siapa yang menciptakan kita untuk apa untuk apa  kita hidup dan kemana kita akan kembali, masih banyak saudara kita yang belum sadar akan hal ini masih banyak yang menyia-nyiakan waktu hanya untuk mendambakan sang idola sibuk memperbaiki diri menyempunakan fisik padahal Allah telah menciptakan kita dalam bentuk yang paling sempuran dan Allah melarang kita untuk merubah bentuk ciptaanya itulah bukti rasa syukur kita terhadap sang khalik, masih banyak yang belum sadar bahwa kita hidup di ahir zaman di mana orang banyak terjerumus dalam kesesatan, kemaksiatan meraja lela, pembunuhan, pembantaian kaum muslimin kasus kriminal menjadi sajian utama berita televiasi bahkan sexs bebas, sodomi dan pelecehan seksual sudah hal yang lumrah dilakukan. Apa yang sebenarnya terjadi di negri ini pemimpin ibarat menelan daging rakyat sendiri denga korupsi berjamaah para oknum-oknum pejabat seakan saling berkuasa saling membongkar tipu muslihat mereka hingga kita sulit membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Ketidak pedulian Negara terhadap bangsa ini lah yang menggugah kaum muslimin berontak menuntut kebabasan yang sejak zaman dahulu bangsa ini terus di jajah jka dulu kita di jajah secara fisik maka kita lihat sekarang secara tidak sadar kita di jajah melalui pemikiran bukan idak banyak orang-orang cerdas luar biasa d negri kita ini namun begitu mudahnya kita di kuasai bangsa barat dengan bukti-bukti yang ada hasil pertanian,pertambangan, yng melimpah semua dkuasai oleh pihak asing kita tidak dapat menikmati manis nya berada di negri yanag subur. Bahkan yang akan dating perdagangan bebas akan diberlakukan apa yang akan terjadi dengan bangsa kita yang berlandarka pancasia dan UUD ini yag pada dasarnya undang-undang hanya prosedur belaka system kapitalisme dan demokrasi yang gagal tidak sedikitpun Nampak kesejahteraan rakyat kemiskinan di mana-mana penyakit menggrogoti bencana mengancam, sadar lah bahwa Allah tlah member peringatan beruntun sudah masanya khilafah menggantikan system  demokrasi liberal konyol ini dunia ini dan seluruh isinya termasuk Indonesia adalah milik Allah  maka sudah sepantasnya Allah lah yang mengatur segalanya dengan petujuk AL-QUR’AN HADIST beginlah jadi nya jika manusia membuat aturan untuk manusia dengan mudahnya melanggar aturan yang dibuat sendiri “aturan dibuat untuk dilanggar”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar